Hauling Optimization for Real Operations
Mengelola siklus hauling sebagai sistem keputusan, bukan sekadar perhitungan ritase.
Dalam operasi tambang, hauling adalah tulang punggung produktivitas. Namun di lapangan, banyak keputusan hauling masih bergantung pada asumsi statis, komunikasi manual, dan sistem yang tidak saling memahami konteks. ORDO memperlakukan hauling sebagai proses dinamis yang harus dipahami, dipantau, dan dioptimalkan secara menyeluruh.
Masalah Nyata dalam Operasi Hauling
Masalah hauling di tambang jarang berdiri sendiri. Ia muncul dari kombinasi:
- ×Variasi kondisi jalan dan cuaca
- ×Antrian di loading dan dumping point
- ×Perubahan rute operasional
- ×Perbedaan perilaku operator
- ×Keterlambatan informasi dari lapangan
Keterbatasan Pendekatan Konvensional
Banyak sistem hauling saat ini:
- Fokus pada angka ritase
- Mengandalkan laporan historis
- Kurang adaptif terhadap kondisi real-time
Akibatnya: Keputusan sering terlambat, rekomendasi tidak relevan dengan kondisi aktual, dan potensi efisiensi tidak tercapai. Optimasi berbasis data historis saja tidak cukup di lingkungan yang terus berubah.
Pendekatan ORDO terhadap Hauling Optimization
ORDO mengelola hauling sebagai rantai keputusan operasional:
Process:
- 01.NOVA menangkap pergerakan kendaraan dan kondisi lapangan
- 02.NEXA membentuk konteks siklus hauling secara real-time
- 03.META mengevaluasi peluang perbaikan dan risiko operasional
- 04.OMNICORE memastikan optimasi sesuai kebijakan site
Pendekatan ini memungkinkan:
- Identifikasi bottleneck secara kontekstual
- Penyesuaian rute dan pola operasi
- Keputusan yang tetap dapat diaudit
Dampak terhadap Produktivitas
Dengan ORDO, operasi hauling dapat memperoleh:
"Optimasi dilakukan tanpa mengorbankan keselamatan dan disiplin operasional."
Optimasi yang Terkendali
ORDO memastikan bahwa setiap upaya optimasi:
"Produktivitas tidak boleh dicapai dengan mengorbankan tata kelola."