Fatigue Monitoring for Safer Operations
Mengelola risiko kelelahan operator sebagai bagian dari sistem keselamatan operasional.
Kelelahan operator adalah risiko laten, sering tidak terlihat, namun berdampak besar. Banyak insiden serius di tambang berakar dari penurunan kewaspadaan yang tidak terdeteksi. ORDO memperlakukan fatigue sebagai konteks operasional, bukan sekadar kondisi individu.
Mengapa Fatigue Sulit Dideteksi
Fatigue bukan sekadar kurang tidur. Ia dipengaruhi oleh:
- ×Durasi kerja
- ×Pola shift
- ×Kondisi lingkungan
- ×Beban kerja mental
Keterbatasan Pendekatan Tradisional
Pendekatan konvensional sering mengandalkan:
- Self-report
- Pengawasan manual
- Sistem terpisah (kamera, wearable, jadwal)
Tanpa konteks operasional, sinyal fatigue sulit ditindaklanjuti secara tepat.
Pendekatan ORDO terhadap Fatigue Monitoring
ORDO mengelola fatigue sebagai bagian dari keputusan keselamatan operasional:
Process:
- 01.NOVA mengumpulkan indikator kondisi operator dan lingkungan
- 02.NEXA mengaitkan indikator tersebut dengan konteks shift dan tugas
- 03.META mengevaluasi tingkat risiko secara situasional
- 04.OMNICORE memastikan tindakan sesuai kebijakan dan etika
Pendekatan ini membantu operasi:
- Mengenali risiko lebih awal
- Menghindari stigma terhadap operator
- Mengambil tindakan proporsional
Dampak terhadap Operasi
Dengan pendekatan sistemik, operasi dapat memperoleh:
"Fatigue dikelola sebagai risiko operasional, bukan kesalahan individu."
Fatigue, Teknologi, dan Etika
ORDO dirancang dengan prinsip bahwa data operator harus digunakan secara bertanggung jawab. Sistem ini:
""